Sejarah Neanderthalensis

Nama : Putri Nathania IXC

Neanderthal adalah anggota genus Homo yang telah punah dan berasal dari zaman Pleistosen. Spesimennya ditemukan di Eurasia, dari Eropa Barat hingga Asia Tengah dan Utara. Spesies ini dinamakan Neandertal sesuai dengan lokasi tempat pertama kali ditemukan di Jerman, Neandertal atau Lembah Neander.


Neanderthal dapat diklasifikasikan sebagai subspesies manusia (Homo sapiens neanderthalensis) atau spesies yang berbeda (Homo neanderthalensis). Jejak proto-Neanderthal pertama muncul di Eropa 600.000–350.000 tahun yang lalu.

Neanderthal berpisah dari garis evolusi manusia sekitar 500.000 tahun yang lalu dan lenyap dari muka bumi sekitar 30.000 tahun yang lalu. Beberapa spekulasi yang diduga berkaitan dengan kepunahannya adalah Neanderthal mati dibunuh oleh manusia modern atau punah karena Homo sapiens lebih banyak dan aktif bereproduksi. Spekulasi lainnya adalah tiga kali letusan gunung berapi sekitar 40.000 tahun yang lalu di daerah Italia dan Pegunungan Kaukasus telah menyebabkan kepunahan Nanderthal


Apa yang terjadi dengan Neanderthal? Apakah mereka punah begitu saja? menurut beberapa penelitian, manusia modern di luar Afrika memiliki genetik yang sama dengan Neanderthal sebanyak 4 persen. Ini membuktikan bahwa kemungkinan besar, pada masa purba, homo sapiens melakukan perkawinan silang dengan Neanderthal.

Ada beberapa hal yang membuat Neanderthal punah dalam rentang waktu singkat:

- Persaingan ketat dengan homo sapiens menyebabkan Neanderthal kalah dalam alam liar. Prinsip purba seperti "yang kuat tetap hidup dan yang lemah akan mati" benar-benar diterapkan pada zaman tersebut.

- Penyakit yang tidak dapat ditoleransi oleh Neanderthal membuat salah satu hominid ini musnah dalam rentang waktu yang berdekatan

- Kerasnya iklim dan cuaca di alam liar saat homo sapiens yang jauh lebih maju dapat beradaptasi dengan alam lebih baik.

Beberapa kumpulan artefak telah dikaitkan dengan Neanderthal di Eropa. Paling awal, alat batu Mousterian, diperkirakan dari 300.000 tahun yang lalu. Artefak Mousterian terakhir ditemukan di Gua Gorham di pantai selatan Gibraltar. Di luar Eropa, alat-alat Mousterian dibuat oleh Neanderthals dan Homo sapiens awal modern.

Demikian informasi dari sejarah Neanderthalensis, terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMP Frater Makassar